KARAKTERISTIK ANAK TUNA DAKSA
1. karakteristik segi fisik
- Gerakan yang tidak terarah (athetosis)
- Gerakan yang tidak seimbang (ataxia)
- Gerakan-gerakan yang kaku (rigid)
- Gerakan yang tidak bertujuan/ getaran gerakan (tremor)
- Kelainan pada anggota tubuh baik kaki, tangan, tulangbelakang, otot, persendian2. Karakteristik segi intelektual
- Kecerdasan anak cerebal palsy pada umumnya ada beberapatingkatan dari rendah, sedang dan tinggi. Namun, padaumumnya tingkat kecerdasan anak cerebal palsy rata-ratarendah.
2. Karakteristik segi emosi sosial
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Ketergantungan pada orang lain
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
- Sulit dalam penyesuaian diri karena derajat kecacatan yangdialami oleh anak. Misalnya seorang anak yang mengalamikecacatan yang nampak akan mengalami kesulitan dalamberadaptasi disbanding dengan anak yang mengalami kelainanyang tidak nampak
- Sulit berkomunikasi dengan orang lain bagi anak cerebal palsy
yang berat
- Tidak bias mengurus dan menolong dirinya sendiri bagi cerebalpalsy
yang berat
3. Karakteristik segi kognitif
Bagi anak spastik hemiplegia dan spastik tetraplegia, mereka tidakmampu mengidentifikasi obyek dengan menggunakan tangannya
Anak Polio
1. Karakteristik segi fisik
- Kelumpuhan pada anggota gerak tubuh
2. Karakteristik segi intelektual
- Kemampuan intelektual anak polio pada umumnya samadengan anak normal, bahkan ada yang tingkat kecerdasannyatinggi atau diatas rata-rata
3. Karakteristik segi emosi socia
- Emosi yang terjadi pada orang yang mengalami kecacatansaat dewasa lebih besar daripada yang mengalami kecacatansejak kecil
- Frustasi,
stress emosi
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
KARAKTERISTIK ANAK TUNA DAKSA
1. karakteristik segi fisik
- Gerakan yang tidak terarah (athetosis)
- Gerakan yang tidak seimbang (ataxia)
- Gerakan-gerakan yang kaku (rigid)
- Gerakan yang tidak bertujuan/ getaran gerakan (tremor)
- Kelainan pada anggota tubuh baik kaki, tangan, tulangbelakang, otot, persendian2. Karakteristik segi intelektual
- Kecerdasan anak cerebal palsy pada umumnya ada beberapatingkatan dari rendah, sedang dan tinggi. Namun, padaumumnya tingkat kecerdasan anak cerebal palsy rata-ratarendah.
2. Karakteristik segi emosi sosial
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Ketergantungan pada orang lain
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
- Sulit dalam penyesuaian diri karena derajat kecacatan yangdialami oleh anak. Misalnya seorang anak yang mengalamikecacatan yang nampak akan mengalami kesulitan dalamberadaptasi disbanding dengan anak yang mengalami kelainanyang tidak nampak
- Sulit berkomunikasi dengan orang lain bagi anak cerebal palsy
yang berat
- Tidak bias mengurus dan menolong dirinya sendiri bagi cerebalpalsy
yang berat
3. Karakteristik segi kognitif
Bagi anak spastik hemiplegia dan spastik tetraplegia, mereka tidakmampu mengidentifikasi obyek dengan menggunakan tangannya
Anak Polio
1. Karakteristik segi fisik
- Kelumpuhan pada anggota gerak tubuh
2. Karakteristik segi intelektual
- Kemampuan intelektual anak polio pada umumnya samadengan anak normal, bahkan ada yang tingkat kecerdasannyatinggi atau diatas rata-rata
3. Karakteristik segi emosi socia
- Emosi yang terjadi pada orang yang mengalami kecacatansaat dewasa lebih besar daripada yang mengalami kecacatansejak kecil
- Frustasi,
stress emosi
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
KARAKTERISTIK ANAK TUNA DAKSA
1. karakteristik segi fisik
- Gerakan yang tidak terarah (athetosis)
- Gerakan yang tidak seimbang (ataxia)
- Gerakan-gerakan yang kaku (rigid)
- Gerakan yang tidak bertujuan/ getaran gerakan (tremor)
- Kelainan pada anggota tubuh baik kaki, tangan, tulangbelakang, otot, persendian2. Karakteristik segi intelektual
- Kecerdasan anak cerebal palsy pada umumnya ada beberapatingkatan dari rendah, sedang dan tinggi. Namun, padaumumnya tingkat kecerdasan anak cerebal palsy rata-ratarendah.
2. Karakteristik segi emosi sosial
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Ketergantungan pada orang lain
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
- Sulit dalam penyesuaian diri karena derajat kecacatan yangdialami oleh anak. Misalnya seorang anak yang mengalamikecacatan yang nampak akan mengalami kesulitan dalamberadaptasi disbanding dengan anak yang mengalami kelainanyang tidak nampak
- Sulit berkomunikasi dengan orang lain bagi anak cerebal palsy
yang berat
- Tidak bias mengurus dan menolong dirinya sendiri bagi cerebalpalsy
yang berat
3. Karakteristik segi kognitif
Bagi anak spastik hemiplegia dan spastik tetraplegia, mereka tidakmampu mengidentifikasi obyek dengan menggunakan tangannya
Anak Polio
1. Karakteristik segi fisik
- Kelumpuhan pada anggota gerak tubuh
2. Karakteristik segi intelektual
- Kemampuan intelektual anak polio pada umumnya samadengan anak normal, bahkan ada yang tingkat kecerdasannyatinggi atau diatas rata-rata
3. Karakteristik segi emosi socia
- Emosi yang terjadi pada orang yang mengalami kecacatansaat dewasa lebih besar daripada yang mengalami kecacatansejak kecil
- Frustasi,
stress emosi
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
KARAKTERISTIK ANAK TUNA DAKSA
1. karakteristik segi fisik
- Gerakan yang tidak terarah (athetosis)
- Gerakan yang tidak seimbang (ataxia)
- Gerakan-gerakan yang kaku (rigid)
- Gerakan yang tidak bertujuan/ getaran gerakan (tremor)
- Kelainan pada anggota tubuh baik kaki, tangan, tulangbelakang, otot, persendian2. Karakteristik segi intelektual
- Kecerdasan anak cerebal palsy pada umumnya ada beberapatingkatan dari rendah, sedang dan tinggi. Namun, padaumumnya tingkat kecerdasan anak cerebal palsy rata-ratarendah.
2. Karakteristik segi emosi sosial
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Ketergantungan pada orang lain
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
- Sulit dalam penyesuaian diri karena derajat kecacatan yangdialami oleh anak. Misalnya seorang anak yang mengalamikecacatan yang nampak akan mengalami kesulitan dalamberadaptasi disbanding dengan anak yang mengalami kelainanyang tidak nampak
- Sulit berkomunikasi dengan orang lain bagi anak cerebal palsy
yang berat
- Tidak bias mengurus dan menolong dirinya sendiri bagi cerebalpalsy
yang berat
3. Karakteristik segi kognitif
Bagi anak spastik hemiplegia dan spastik tetraplegia, mereka tidakmampu mengidentifikasi obyek dengan menggunakan tangannya
Anak Polio
1. Karakteristik segi fisik
- Kelumpuhan pada anggota gerak tubuh
2. Karakteristik segi intelektual
- Kemampuan intelektual anak polio pada umumnya samadengan anak normal, bahkan ada yang tingkat kecerdasannyatinggi atau diatas rata-rata
3. Karakteristik segi emosi socia
- Emosi yang terjadi pada orang yang mengalami kecacatansaat dewasa lebih besar daripada yang mengalami kecacatansejak kecil
- Frustasi,
stress emosi
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
KARAKTERISTIK ANAK TUNA DAKSA
1. karakteristik segi fisik
- Gerakan yang tidak terarah (athetosis)
- Gerakan yang tidak seimbang (ataxia)
- Gerakan-gerakan yang kaku (rigid)
- Gerakan yang tidak bertujuan/ getaran gerakan (tremor)
- Kelainan pada anggota tubuh baik kaki, tangan, tulangbelakang, otot, persendian2. Karakteristik segi intelektual
- Kecerdasan anak cerebal palsy pada umumnya ada beberapatingkatan dari rendah, sedang dan tinggi. Namun, padaumumnya tingkat kecerdasan anak cerebal palsy rata-ratarendah.
2. Karakteristik segi emosi sosial
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Ketergantungan pada orang lain
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
- Sulit dalam penyesuaian diri karena derajat kecacatan yangdialami oleh anak. Misalnya seorang anak yang mengalamikecacatan yang nampak akan mengalami kesulitan dalamberadaptasi disbanding dengan anak yang mengalami kelainanyang tidak nampak
- Sulit berkomunikasi dengan orang lain bagi anak cerebal palsy
yang berat
- Tidak bias mengurus dan menolong dirinya sendiri bagi cerebalpalsy
yang berat
3. Karakteristik segi kognitif
Bagi anak spastik hemiplegia dan spastik tetraplegia, mereka tidakmampu mengidentifikasi obyek dengan menggunakan tangannya
Anak Polio
1. Karakteristik segi fisik
- Kelumpuhan pada anggota gerak tubuh
2. Karakteristik segi intelektual
- Kemampuan intelektual anak polio pada umumnya samadengan anak normal, bahkan ada yang tingkat kecerdasannyatinggi atau diatas rata-rata
3. Karakteristik segi emosi socia
- Emosi yang terjadi pada orang yang mengalami kecacatansaat dewasa lebih besar daripada yang mengalami kecacatansejak kecil
- Frustasi,
stress emosi
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
KARAKTERISTIK ANAK TUNA DAKSA
1. karakteristik segi fisik
- Gerakan yang tidak terarah (athetosis)
- Gerakan yang tidak seimbang (ataxia)
- Gerakan-gerakan yang kaku (rigid)
- Gerakan yang tidak bertujuan/ getaran gerakan (tremor)
- Kelainan pada anggota tubuh baik kaki, tangan, tulangbelakang, otot, persendian2. Karakteristik segi intelektual
- Kecerdasan anak cerebal palsy pada umumnya ada beberapatingkatan dari rendah, sedang dan tinggi. Namun, padaumumnya tingkat kecerdasan anak cerebal palsy rata-ratarendah.
2. Karakteristik segi emosi sosial
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Ketergantungan pada orang lain
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
- Sulit dalam penyesuaian diri karena derajat kecacatan yangdialami oleh anak. Misalnya seorang anak yang mengalamikecacatan yang nampak akan mengalami kesulitan dalamberadaptasi disbanding dengan anak yang mengalami kelainanyang tidak nampak
- Sulit berkomunikasi dengan orang lain bagi anak cerebal palsy
yang berat
- Tidak bias mengurus dan menolong dirinya sendiri bagi cerebalpalsy
yang berat
3. Karakteristik segi kognitif
Bagi anak spastik hemiplegia dan spastik tetraplegia, mereka tidakmampu mengidentifikasi obyek dengan menggunakan tangannya
Anak Polio
1. Karakteristik segi fisik
- Kelumpuhan pada anggota gerak tubuh
2. Karakteristik segi intelektual
- Kemampuan intelektual anak polio pada umumnya samadengan anak normal, bahkan ada yang tingkat kecerdasannyatinggi atau diatas rata-rata
3. Karakteristik segi emosi socia
- Emosi yang terjadi pada orang yang mengalami kecacatansaat dewasa lebih besar daripada yang mengalami kecacatansejak kecil
- Frustasi,
stress emosi
- Takut dan cemas dalam menghadapi lingkungan yang tidakdikenalnya
- Minder, rendah diri, dengan kelainan yang dialaminya
Sumber
: Buku Pengantar PLB/Pengarang I.G.A.K.Warani
Model Layanan Pendidikan Anak Tunadaksa